Setiap kali ingin menggunakan handphone Nexian C900 saya sebagai modem, saya harus load manual dulu module-nya dengan command
modprobe. Masih mending di openSUSE tinggal load. Kalo di Windows saya mesti ngubek-ngubek Google dulu karena entah kenapa driver-nya tidak disertakan…
Tapi kalau sering pakainya tentunya repot kalo mesti menjalankan command ini setiap kali ingin internetan. Lalu, adakah cara supaya module-nya di load setiap kali boot? Tentu saja ada.
Tutorial ini menunjukkan kepada anda bagaimana caranya agar module kesayangan anda diload otomatis setiap boot. Meskipun tutorial ini ditulis menggunakan versi 11.3, akan tetapi langkah-langkahnya juga dapat diterapkan di versi 11.X lainnya.
Langkah pertama kita harus mengetahui nama module yang ingin kita load. Dalam contoh ini saya membutuhkan module
usbserial dengan dua argumen yaitu
vendor dan
product. Apabila dijalankan manual dengan command modprobe akan terlihat seperti ini:
sudo modprobe usbserial vendor=0xde30 product=0x846a |
Tapi jangan berpikir kalau anda tinggal menyimpan command di atas ke script dan memastikan script itu dijalankan setiap boot. openSUSE punya cara tersendiri untuk mengakomodasi kebutuhan ini.
Buka
YaST. Masukkan password root apabila dibutuhkan. Di panel Groups sebelah kiri klik
System. Di modul YaST sebelah kanan pilih
/etc/sysconfig Editor.
![susemodule-snapshot2](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_tw1iIpa48Oh2yv9Us6W3Vf1gllENjV_8xNyfdGBWDrEu6EcJXVfv6w4ZmRvnkqTPE6aI3kd59V85Raa4xO8SCVfcL0qtKi0eUlQHpGPYNVWNt4E7XsZmAiV13erpu651_VmRbJcGSmlAVjH2bAZR4rPQeqVA=s0-d)
Jendela /etc/sysconfig Editor terbuka. Di pohon kategori sebelah kiri navigasi ke:
System ->
Kernel dan pilih
MODULES_LOADED_ON_BOOT. Di panel sebelah kanan anda akan melihat text field diatas kotak keterangan. Isikan nama module yang anda maksud ke text field tersebut. Dalam hal ini saya mengisikan
usbserial.
![susemodule-snapshot3](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_uqyUCbPe7sBWM2cIy7UlZzXwCCUPuZbj8tYmq-Lrqw23y5Ywx2C4NGJIkMhikOmqwaMay7rwhsNDyE-QAchgOHVUD_rowR2YDztZK4ExhdnaU4kCnGcvH2zAWH86KEN4Fqd9zbWhsd5TJKffiFviBM5XKz=s0-d)
Kalau sudah klik tombol
OK. Akan muncul jendela konfirmasi. Klik
OK lagi untuk menyimpan perubahan ke file.
![susemodule-snapshot4](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_tmFCzb1p2_OqQPRqXVH_kk5xQv45PzptssKADIzj9hjyRMWa84hQHssAzDqksIKm01HG-ccifV-2H8dugRaBkb-tQTwcxiVelxYGvgPS5OnNeEx2-6fo0QuXdr9y1vgL88d9ql_rq-HX9zM5FW0yYGxELqXg=s0-d)
Selesai. Apabila module yang anda butuhkan tidak memerlukan argumen apa-apa langkah anda cukup sampai diatas. Untuk mengujinya restart komputer anda dan jalankan command berikut untuk melihat apabila module anda sudah diload atau belum:
Ganti argumen usbserial dengan nama module yang anda maksud. Apabila ada output kira-kira seperti ini:
alam@susebox:~> lsmod | grep usbserial |
itu berarti module-nya telah sukses di load.
Lalu bagaimana caranya apabila module yang digunakan memerlukan argumen tambahan, seperti yang disebutkan diatas? Untuk itu kita memerlukan pengubahan langsung terhadap file. File yang dibutuhkan dalam hal ini yaitu file
/etc/modprobe.d/99-local.conf.
Format untuk baris argumen-nya sendiri seperti ini:
options [namamodule] [argumen1] [argumen2] [argumenN]
Sehingga apabila dibutuhkan argumen vendor dan product untuk module usbserial, baris konfigurasinya seperti ini:
options usbserial vendor=0xde30 product=0x846a
Ini contoh isi file tersebut:
alam@susebox:~> sudo cat /etc/modprobe.d/99- local .conf |
options usbserial vendor=0xde30 product=0x846a |
Restart dan hubungkan device anda untuk melihat apakah module-nya sudah ter-load dengan baik.
Have fun with the modules!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar